BANTUL — Di sela-sela kemeriahan ajang Jambore Standupindo yang berlangsung di Hutan Pinus Mangunan pada Jumat (4/9), komika asal Wonosari, Gunungkidul, Burhanuddin atau yang akrab disapa Udin Armstrong, membagikan kisah perjalanannya di dunia stand-up comedy.
Mengawali langkah sejak 2018 karena terinspirasi oleh sosok seperti Raditya Dika dan Pandji Pragiwaksono, Udin sempat menepi dari panggung komedi akibat kesibukan kerja.
Kala itu, ia berprofesi sebagai pegawai bank BUMN yang bertugas di lapangan untuk menyalurkan KUR hingga melakukan penagihan.
Langkahnya kembali berlanjut setelah berkontak dengan Mukti Entut dan Hifdzi Khoir yang mengajaknya bergabung ke komunitas Standupindo Jogja.
Selama berkarier, Udin tak menampik dinamika suka duka yang dihadapi seorang komika, mulai dari materi yang ngebom hingga beban moral saat penampilannya kurang maksimal di panggung.
Saat ditanya pesan untuk para komika pemula, ia memberikan tanggapan jenaka namun realistis.
“Cari pekerjaan lain saja. BUMN, PNS, atau P3K masih terbuka lebar. SK-nya bisa digadaikan, kalau di stand-up kan tidak ada SK-nya,” kelakarnya sembari mengingatkan agar tetap realistis melihat kondisi ekonomi saat ini.
Udin turut ambil bagian mengisi panggung Jambore Standupindo di Hutan Pinus Mangunan pada sesi sore hari.
Bagi publik yang ingin mengikuti aktivitasnya, Udin aktif mengunggah konten di Instagram (@burhanuddin_barsyah) serta TikTok dan Facebook (@udin_armstrong).




