Freedom Art Stunt Hadirkan Screening Film Action Indie

Freedom Art Stunt Hadirkan Screening Film Action Indie

YOGYAKARTA – Freedom Art Stunt menghadirkan konsep berbeda dalam dunia perfilman Indonesia melalui penyelenggaraan Screening Film Action Jogjakarta di Ubanggi Kopi dan Tumbuh, Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi yang secara khusus mengangkat karya film action independen sekaligus mempertemukan para pelaku industri film laga dalam satu forum kolaboratif.

Tidak sekadar menggelar pemutaran film, acara ini juga membuka kesempatan bagi penonton untuk mengenal lebih dekat proses kreatif di balik produksi film action.

Mulai dari penyusunan koreografi pertarungan, teknik stunt, hingga penerapan standar keselamatan menjadi materi yang dibahas langsung bersama para pelaku di balik layar.

Kehadiran acara tersebut menjadi langkah baru dalam mendorong perkembangan ekosistem film action independen di Indonesia. Para stunt performer, koreografer laga, sutradara, hingga komunitas perfilman memanfaatkan momentum ini untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun peluang kolaborasi.

Sebanyak enam film pendek karya sineas lokal diputar dalam kegiatan tersebut, yaitu Mission-X, Hajar, Bebaskanlah Kami dari yang Jahat, Pralaya, Sekawan vs Setan, dan Rumble.

Beragam karya tersebut menampilkan pendekatan berbeda dalam mengemas aksi laga dengan kualitas produksi yang menarik perhatian para penonton.

Suasana semakin hidup melalui sesi diskusi interaktif setelah pemutaran film. Para peserta diajak mengulas proses produksi secara langsung bersama para pembuat film, termasuk teknik penyusunan adegan laga yang aman, efektif, dan tetap memberikan pengalaman sinematik yang kuat.

“Kami ingin membangun wadah bagi para sineas, stunt performer, dan komunitas film untuk saling bertemu, belajar, serta berkolaborasi,” ujar Faqi Huda, salah satu penggagas Freedom Art Stunt.

Faqi menambahkan, Yogyakarta dipilih sebagai salah satu pusat kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta-talenta kreatif di bidang perfilman. Menurutnya, kota ini diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak lahirnya ekosistem film action independen yang semakin kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Freedom Art Stunt berharap semakin banyak sineas muda berani mengembangkan genre film action dengan kualitas yang kompetitif.

Selain menjadi ruang apresiasi karya, screening ini juga diharapkan menjadi jembatan lahirnya kolaborasi baru yang mampu membawa perfilman laga Indonesia berkembang di tingkat nasional maupun internasional.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *