BEKASI – Persaingan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 resmi dimulai di Gedung Squash Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (7/7/2026). Sebanyak 162 atlet dari berbagai provinsi turun bertanding memperebutkan gelar juara pada ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.
Pembukaan Kejurnas dihadiri langsung Ketua Umum PB Squash, Alvin Kennedy. Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempertemukan bibit-bibit terbaik squash Indonesia dari berbagai daerah.
Mewakili Plt Bupati Bekasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Besar Squash Indonesia yang telah menunjuk Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah Kejurnas Squash 2026.
Menurut Endin, penyelenggaraan kejuaraan nasional tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui kedatangan atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah.
“Kejuaraan nasional ini jelas memberikan banyak manfaat, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Selain memotivasi calon-calon atlet squash daerah, penyelenggaraan event nasional seperti ini juga memberikan dampak terhadap sektor ekonomi dan berbagai bidang lainnya,” ujar Endin.
Ia berharap PB Squash Indonesia kembali mempercayakan Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah pada penyelenggaraan Kejurnas mendatang. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus meningkatkan kualitas fasilitas olahraga, termasuk penataan akses menuju venue agar semakin nyaman bagi atlet maupun pengunjung.
“Kami siap jika ke depan Kabupaten Bekasi kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Kami juga akan terus melakukan penataan agar penyelenggaraan kejuaraan-kejuaraan berikutnya semakin baik,” katanya.
Ketua Pelaksana Kejurnas Squash 2026, Endang Suranata, menjelaskan peserta berasal dari sejumlah provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Riau.
Sebanyak 102 atlet putra dan 60 atlet putri akan bertanding pada 7–11 Juli 2026. Nomor yang diperlombakan mencakup kategori perorangan putra dan putri mulai kelompok usia di bawah 9 tahun, U-11, U-15, U-17, U-19, U-23 hingga kategori senior.
Endang mengatakan, pertandingan kategori U-23 dan senior juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PB Squash Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kejuaraan ini dapat terselenggara. Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang mendukung penyelenggaraan Kejurnas Squash 2026, yakni PT Maju Motor Group, PT Sunday Insurance Indonesia, PT Maybank Indonesia Finance, PT Bangun Berkat Bersama, PT Warna Warni Media, PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, dan PT Asuransi Umum BCA.




