BANGKA BELITUNG – Yayasan Lembaga Solidaritas Anak Bangsa Cinta Damai Indonesia (YLSABCDI) menyampaikan aspirasi nelayan Desa Baturusa kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfotik) Kabupaten Bangka terkait kabel yang menggantung rendah di kawasan Jembatan Baturusa.
Pembina YLSABCDI, Eko Nurdiansyah, mengatakan keberadaan kabel tersebut dinilai mengganggu aktivitas pelayaran nelayan dan berpotensi membahayakan keselamatan.
“Keberadaan kabel yang melintang dan menggantung rendah di atas Sungai Baturusa menghambat mobilitas perahu nelayan. Nelayan juga khawatir kabel tersebut tersangkut pada perahu maupun alat tangkap yang dapat memicu kecelakaan,” ujar Eko.

Menanggapi hal itu, perwakilan Bidang E-Government Dinas Kominfotik Kabupaten Bangka, Mamad Vir, menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.
“Kami menyambut baik masukan dari masyarakat. Kominfo akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Baturusa serta pihak terkait agar persoalan ini dapat segera dicarikan solusi,” katanya.
Dinas Kominfotik memastikan aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti, terutama yang berkaitan dengan keselamatan nelayan dan kelancaran aktivitas di Sungai Baturusa.
Sementara itu, YLSABCDI berharap pemerintah dan instansi terkait dapat bergerak cepat menyelesaikan persoalan tersebut agar nelayan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.




