BEKASI— Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi strategis antara dunia industri, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan guna memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal serta pemberdayaan generasi muda.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua KNPI Kabupaten Bekasi, Nawawi Al-Aksi, dalam agenda silaturahmi bersama manajemen Wuling Motors Indonesia yang turut dihadiri Pelaksana Tugas Bupati Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, KNPI Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi atas kontribusi sektor industri, khususnya Wuling Indonesia, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang kerja bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Namun demikian, KNPI menekankan pentingnya penguatan langkah-langkah konkret dan terukur agar peluang kerja yang tersedia dapat semakin luas dan inklusif, terutama bagi pemuda lokal.
“Kami memberikan apresiasi atas kontribusi industri terhadap pembangunan ekonomi daerah. Ke depan, yang dibutuhkan adalah penguatan implementasi nyata agar penyerapan tenaga kerja lokal dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Nawawi.
KNPI Kabupaten Bekasi juga mendorong terwujudnya pola kolaborasi yang lebih sistematis dan berkesinambungan antara perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan.

Bentuk kolaborasi tersebut diharapkan meliputi pengembangan program pelatihan vokasi, pemagangan industri, serta peningkatan kompetensi berbasis kebutuhan riil dunia kerja.
“Pemuda harus dipersiapkan dengan kompetensi yang relevan, sementara industri perlu membuka ruang pembelajaran dan kesempatan yang luas. Kolaborasi yang terstruktur akan menjadi jembatan penting antara kebutuhan industri dan kesiapan sumber daya manusia lokal,” jelasnya.
Selain itu, KNPI menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen, dengan tetap mengedepankan standar kompetensi dan profesionalisme sebagai landasan utama.
Di sisi lain, KNPI Kabupaten Bekasi juga menyoroti pentingnya penguatan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) agar memberikan dampak nyata dan berorientasi jangka panjang bagi masyarakat.
KNPI mendorong agar program CSR tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan pada pemberdayaan berkelanjutan, khususnya yang melibatkan pemuda secara aktif dalam kegiatan produktif dan pengembangan kapasitas diri.
“Program CSR harus menjadi instrumen pemberdayaan yang konkret. Pelatihan teknis, pengembangan kewirausahaan, serta dukungan terhadap pendidikan vokasi perlu diperluas agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya generasi muda,” tegas Nawawi.
Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Kabupaten Bekasi menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai mitra strategis dalam menjembatani kebutuhan dunia industri dengan potensi pemuda daerah.
Peran tersebut mencakup sosialisasi peluang kerja, pembinaan kesiapan kerja, serta penguatan kapasitas pemuda agar mampu bersaing secara profesional.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemuda, KNPI Kabupaten Bekasi optimistis terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi, sekaligus memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah.




