YOGYAKARTA – Memasuki tahun keempat perjalanannya, komunitas Nglarisi UMKM Jogja semakin memantapkan langkah dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di DIY.
Melalui agenda Syawalan dan Rapat Koordinasi Anggota yang digelar di Gedung DPRD DIY, komunitas ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaku usaha lokal mampu “naik kelas”.
Sinergi Strategis di Rumah Rakyat
Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Banggar Lantai 2 Gedung DPRD DIY ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Acara ini menjadi titik temu strategis yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran pemerintahan, sektor perbankan, hingga praktisi seni.
Marlina Handayani, perwakilan Kantor DPRD Yogyakarta, menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap pergerakan ekonomi lokal. Ia menyatakan bahwa fasilitas gedung dewan senantiasa terbuka untuk kegiatan yang bertujuan memajukan komunitas UMKM di Yogyakarta.
Fokus Utama: Pertumbuhan dan Akses Pasar
Founder Nglarisi UMKM Jogja, Miss Dyah, mengungkapkan rasa syukurnya atas daya tahan komunitas yang telah terbina selama empat tahun. Menurutnya, kunci keberlanjutan UMKM terletak pada proses tumbuh bersama.
“Harapan kami, seluruh anggota terus berkembang hingga bisa naik kelas. Terima kasih kepada seluruh mitra yang selama empat tahun ini konsisten berjalan bersama kami,” ujar Miss Dyah.
Untuk mendukung visi tersebut, sektor perbankan turut ambil bagian. Pimpinan BPD Jateng Syariah, Agung Wibowo, berkomitmen untuk membantu memperluas jejaring pemasaran bagi anggota komunitas.
Langkah ini diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal Jogja agar dapat menjangkau mitra strategis di tingkat nasional.
UMKM Sebagai Identitas Budaya
Dukungan terhadap komunitas ini juga datang dari sisi kultural. Seniman kenamaan Yogyakarta, Dhimas Tedjo, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Nglarisi UMKM Jogja.
Ia menilai gerakan ini sebagai bentuk nyata penguatan ekonomi berbasis kebersamaan dan identitas sosial masyarakat Jogja.
Poin Penting Rencana Kerja ke Depan
Dalam rapat koordinasi tersebut, dirumuskan beberapa fokus utama untuk satu tahun ke depan:
Peningkatan Kapasitas: Program edukasi agar pelaku usaha mandiri dan kompetitif.
Perluasan Jejaring: Memperkuat kemitraan dengan sektor perbankan dan media.
Keberlanjutan Ekonomi: Menyusun strategi adaptasi UMKM terhadap perubahan zaman dan dinamika pasar.
Dengan fondasi kolaborasi yang kuat, Nglarisi UMKM Jogja optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan adaptif.




