BANTUL – Dinas Sosial DIY bekerjasama dengan DPRD DIY menggelar acara “Sarasehan Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa”, Senin (13/04) di Aula Kalurahan Bantul Kapanewon Bantul sebagai upaya membentengi masyarakat dari dampak negatif globalisasi dan modernisasi.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama (kolaborasi) antara Dinas Sosial DIY dengan DPRD DIY melalui aspirasi pokok-pokok pikiran Anggota DPRD DIY.
Lurah Kalurahan Bantul, Supriyadi, menyampaikan bahwa restorasi sosial menjadi sangat krusial di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
Menurutnya, meskipun teknologi membawa dampak positif, terdapat sisi negatif yang mulai mengikis nilai-nilai luhur di masyarakat.
“Restorasi ini bertujuan memulihkan kembali kondisi sosial masyarakat yang mulai mengalami gangguan, mulai rusak, atau rapuh akibat lunturnya nilai-nilai luhur baik secara sosial, moral, maupun kultural,” ujar Supriyadi saat diwawancarai di lokasi acara.
Menghidupkan kembali Nilai Pancasila
Dalam sarasehan tersebut, ditekankan pentingnya mengimplementasikan 36 butir nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Supriyadi berharap, melalui pemahaman budaya yang kuat, warga Bantul dapat kembali menghidupkan semangat
gotong royong dan tolong-menolong tanpa pamrih (sepi ing pamrih, rame ing gawe).
Selain itu juga diharapkan semakin meningkatnya
kepedulian sosial dan toleransi antar warga,
kejujuran, kerukunan, dan rasa paseduluran (persaudaraan) yang semakin erat.
“Jika nilai-nilai ini dijalankan, kami yakin masyarakat akan mencapai kondisi ayom, ayem, tentrem, gemah ripah loh jinawi, serta sejahtera,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Forkompimkap Bantul (Panewu, Danramil, Kapolsek) serta berbagai unsur terkait, antara lain perangkat kalurahan, lembaga kalurahan, pilar-pilar sosial, serta tokoh masyarakat/ agama/pemuda/wanita.
Adapun narasumber berasal DPRD DIY
(H. Umaruddin Masdar, S.Ag, Wakil Ketua DPRD DIY), Dra. Supartini, MSi (Ahli Kesejahteraan Sosial) serta Dra. Sri Suprapti (Praktisi Sosial).
Perwakilan Dinas Sosial DIY (Sapto Parjono, S.Pd, MM) dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan lancar serta berharap segenap warga masyarakat melestarikan nilai-nilai luhur budaya Jawa agar tidak kehilangan hati diri.
Acara sarasehan ini juga dimeriahkan oleh penampilan seni dari Group Kesenian Campursari Pujangga Laras, yang menambah kental nuansa pelestarian budaya dalam upaya penguatan identitas sosial masyarakat Yogyakarta, khususnya di Kalurahan Bantul.




