Peminat Membludak 4 Kali Lipat, Program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 Jadi Rebutan Perantau

Peminat Membludak 4 Kali Lipat, Program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 Jadi Rebutan Perantau
Peminat Membludak 4 Kali Lipat, Program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 Jadi Rebutan Perantau

YOGYAKARTA Program “Balik Kerja Bareng BPKH” kembali digelar pasca-Lebaran 2026 dan langsung memantik antusiasme luar biasa dari masyarakat.

Tingginya angka pendaftar menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan transportasi gratis bagi pekerja perantauan di Jakarta dan sekitarnya masih sangat mendesak.

Antusiasme Tinggi di Balai Kota Yogyakarta
​Pelepasan ratusan peserta dilakukan secara resmi pada Senin (23/3/2026) di Graha Pandawa, kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Sebanyak 15 armada bus diberangkatkan menuju Jabodetabek, mengangkut para pekerja dari berbagai latar belakang profesi.

Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Sulistyowati, menegaskan bahwa program ini hadir sebagai solusi nyata atas kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

​“Ini bukan sekadar program rutin, tapi jawaban atas kebutuhan riil masyarakat. Kami ingin memastikan mereka bisa kembali bekerja tanpa terbebani ongkos perjalanan,” ujar Sulistyowati.

Data Pendaftar: Kapasitas Kursi Kalah Jauh
​Fakta menarik muncul dari data pendaftaran tahun ini. Jumlah peminat tercatat melampaui kapasitas yang tersedia hingga hampir empat kali lipat.

Di titik keberangkatan Yogyakarta saja, tercatat lebih dari 2.700 pendaftar, sementara kursi yang tersedia hanya untuk 675 orang.

Kesenjangan angka ini dinilai sebagai indikator kuat adanya tekanan ekonomi yang dirasakan pekerja setelah menghabiskan biaya mudik di kampung halaman. Banyak pekerja mengaku kehabisan bekal pasca-Lebaran, sehingga bantuan transportasi gratis menjadi sangat krusial agar mereka tetap bisa produktif.

Syarat Peserta dan Fasilitas yang Didapatkan
​Program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 ini memiliki kriteria khusus. Penyelenggara menegaskan bahwa program ini bukan untuk pencari kerja baru, melainkan ditujukan bagi:
​Pekerja yang sudah memiliki pekerjaan tetap di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Masyarakat yang memiliki dokumen pendukung status pekerjaan.
​Untuk menjamin kenyamanan selama perjalanan menuju ibu kota, BPKH menyediakan berbagai fasilitas lengkap bagi peserta, di antaranya:
​Konsumsi (Makan dan snack).

Atribut berupa kaus, Souvenir menarik. Kolaborasi Pemerintah dan Peluang Penambahan Kuota
​Pj Sekda Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, yang turut hadir dalam acara pelepasan, mengapresiasi langkah BPKH sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam membantu warga Jogja.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan DPR RI.
​Melihat animo yang begitu besar, pihak BPKH memberikan sinyal positif terkait kemungkinan penambahan kuota di masa mendatang.

​“Kalau antusiasme terus seperti ini, tentu akan kami evaluasi dan tingkatkan,” pungkas Sulistyowati.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *