Eksplorasi Batik Kontemporer Meyva di Ajang Gelar Potensi Industri Kerajinan Jogja 2026

Eksplorasi Batik Kontemporer Meyva di Ajang Gelar Potensi Industri Kerajinan Jogja 2026
Eksplorasi Batik Kontemporer Meyva di Ajang Gelar Potensi Industri Kerajinan Jogja 2026

YOGYAKARTA Gelaran Gelar Potensi Industri Kerajinan Jogja 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Ambarrukmo (Plaza Ambarrukmo) pada 6–8 Maret lalu sukses menjadi ajang pembuktian kreativitas UMKM lokal.

Salah satu peserta yang berhasil mencuri perhatian publik adalah Meyva, brand fesyen yang konsisten mengusung konsep batik kontemporer yang inovatif.

Inovasi Batik Kontemporer: Teknik Kuas dan Canting
​Sepanjang tiga hari pameran, booth Meyva ramai dikunjungi pengunjung yang penasaran dengan keunikan desainnya. Berbeda dengan batik motif pakem, produk Meyva menonjolkan estetika batik kontemporer atau abstrak.

Proses produksinya dilakukan secara manual menggunakan teknik kuas dan canting, menghasilkan goresan seni yang eksklusif pada setiap helai kain.

Produk-produk yang dipamerkan meliputi:
​Outer Pria dan Wanita dengan aksen tenun lurik yang elegan.
​Blus, Jaket, dan Baju Setelan dengan paduan kain linen dan katun premium.
​Rok dan Celana yang dirancang untuk gaya hidup modern namun tetap berakar pada budaya.

Keberhasilan Konsep Zero Waste
​Meyva juga membawa misi keberlanjutan lingkungan melalui gerakan Zero Waste. Dalam wawancara yang dilakukan di sela-sela acara pada Sabtu (7/3), pihak Meyva menjelaskan bahwa setiap sisa kain perca dari produksi utama diolah kembali menjadi produk fungsional seperti pouch dan tas.

Hal ini sejalan dengan upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY sebagai penyelenggara acara untuk mendorong industri kerajinan yang lebih hijau dan bertanggung jawab.

Langkah Pasti dengan Legalitas Lengkap
​Keikutsertaan Meyva dalam pameran bergengsi ini didukung dengan profil usaha yang solid dan legalitas yang lengkap.

Sebagai bentuk jaminan kualitas bagi para pelanggannya, Meyva kini telah resmi mengantongi:
​Pendaftaran Merek (HAKI)
​Jogja Mark & SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional)
​Sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)
​NIB dan Sertifikasi Halal
​Menatap Pasar yang Lebih Luas
​Meski pameran telah berakhir, apresiasi terhadap karya-karya Meyva terus berlanjut.

Keberhasilan dalam ajang ini menjadi pemacu bagi tim produksi yang kini diperkuat oleh 8 orang anggota untuk terus menghadirkan wastra berkualitas tinggi dari Yogyakarta untuk Indonesia.

Bagi konsumen yang tidak sempat berkunjung ke pameran kemarin, koleksi batik kontemporer Meyva tetap dapat dipesan melalui akun Instagram resmi @meyvacollection.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *