BANTUL – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, sebuah inisiatif luar biasa lahir dari tangan dingin Rully Indrawan, founder Pondok IT.
Sosok yang akrab disapa Abi Rully ini mendirikan sebuah ekosistem pendidikan gratis yang memadukan kekuatan spiritual dan keahlian teknis, berawal dari kegelisahan terhadap biaya pendidikan tinggi yang mahal serta kurangnya pembekalan agama di sektor pendidikan umum.
Ditemui usai mengisi Sharing Session setelah salat Tarawih di Masjid Pemuda Peradaban, dalam rangkaian acara soft launching Santri IT Ambassador, Abi Rully membagikan perjalanan 10 tahun berdirinya Pondok IT yang kini telah memiliki tempat sendiri setelah bertahun-tahun berpindah-pindah kontrakan.
Menjawab Tantangan Zaman
Pria asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan yang kini menetap di Yogyakarta ini menceritakan bahwa motivasi utamanya adalah membantu mereka yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk kuliah namun dituntut segera masuk ke dunia kerja.
“Banyak anak muda yang tidak mampu kuliah, tapi mereka harus kerja. Di sisi lain, saya melihat di sektor pendidikan umum, porsi agamanya kurang. Maka saya padukan pendidikan agama—khususnya memahami Al-Quran—dengan satu skill IT sebagai bekal dunia,” ujar Abi Rully.
Ia meyakini bahwa agama adalah benteng utama bagi generasi muda, terutama di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang kian masif. “Agama untuk bekal akhirat, dan skill IT untuk bekal di dunia,” tambahnya.
Program Baru: IT Ambassador
Dalam kesempatan tersebut, Pondok IT juga memperkenalkan program baru bertajuk IT Ambassador. Program ini merupakan bentuk peningkatan dari sesi berbagi (sharing session) biasa menjadi pelatihan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan bagi masyarakat umum.
Inisiatif ini sejalan dengan mimpi besar Abi Rully untuk membangun 114 kawasan di seluruh Indonesia. Konsep kawasan ini nantinya akan mencakup masjid, pondok pesantren, Baitul Maal, hingga unit bisnis untuk menciptakan kemandirian ekonomi jemaah.
Pesan untuk Generasi Muda
Mengutip nasihat Buya Hamka, “Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja,” Abi Rully mengajak anak muda untuk memiliki dampak besar bagi orang lain.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan yang positif dan menjauhi maksiat sebagai kunci kesuksesan.
“Carilah lingkungan yang membuat kita taat kepada Allah. Kalau tidak ada, maka hijrahlah,” pesannya tegas.
Kunci Keberhasilan: Membesarkan Agama Allah
Menutup perbincangan, pria berusia 39 tahun ini membocorkan “kunci rahasia” dalam menjalani hidup dan bisnisnya, yaitu prinsip saling membantu dalam kebaikan.
“Kuncinya sederhana: Unshurullah Yanshurkum. Besarkan agama Allah, maka Allah akan besarkan urusan kita. Sukseskan orang lain, maka Allah akan sukseskan kita. Pintarkan orang lain, maka Allah akan pintarkan kita,” pungkas Abi Rully.
Abi Rully sendiri dijadwalkan akan berangkat menunaikan ibadah Umrah pada bulan Ramadan ini, yang merupakan keberangkatannya untuk ketiga kali secara berturut-turut.




