HIPPI DIY Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Perkuat Sinergi Pengusaha Lokal

HIPPI DIY Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Perkuat Sinergi Pengusaha Lokal
HIPPI DIY Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Perkuat Sinergi Pengusaha Lokal

GAMPING Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama di Sekarwangi Resto, Gamping, pada Selasa (3/3/2026).

Kegiatan bertajuk “HIPPI Berbagi” ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
​Ketua DPD HIPPI DIY, Arya Ariyanto, menyampaikan bahwa acara ini menjadi ajang konsolidasi bagi para pengurus dari berbagai wilayah di DIY.

“Alhamdulillah, unsur dari DPC (Dewan Pengurus Cabang) tingkat kota dan kabupaten hadir semua. Total peserta dari internal pengurus ada sekitar 50 orang,” ujar Arya saat ditemui di sela-sela acara.

Gandeng Pondok Pesantren dan Tekankan Nasionalisme
​Dalam kegiatan sosial kali ini, HIPPI DIY mengundang perwakilan santri dari Pondok Pesantren Darussalam Turbo yang dipimpin oleh Ustaz Jabir. Selain berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan, Arya menegaskan misi besar organisasi yang dipimpinnya.

Menurutnya, HIPPI merupakan wadah bagi pengusaha yang memiliki semangat nasionalisme tinggi. Arya mendefinisikan “pengusaha pribumi” itu siapa pun pengusaha yang ber-KTP Indonesia, yang menjalankan usahanya di tanah air dan untuk kemajuan Indonesia.

“Visi kami adalah nasionalis. Pengusaha yang KTP-nya Indonesia, alamatnya di Indonesia, dan hasilnya digunakan untuk kepentingan Indonesia, bukan dibawa ke luar negeri,” tegasnya.

Wadah Multi-Sektor
​HIPPI DIY saat ini menaungi anggota dari berbagai lini bisnis, mulai dari UMKM, transportasi, pariwisata, perhotelan, hingga kalangan akademisi. Keberagaman ini diharapkan dapat memperkuat posisi pengusaha lokal dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Menutup wawancara, Arya menyampaikan harapannya agar HIPPI dapat terus bersinergi dengan pemerintah dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sesuai dengan semboyan organisasi.

“Slogan kami dari pusat adalah ‘Pribumi Berkarya, Indonesia Jaya’. Sedangkan untuk di Jogja, kami mengusung semangat ‘Tumandang, Gumregah, Migunani’ (Bekerja, Bangkit, dan Bermanfaat),” pungkasnya.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *