BANTUL – Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan agenda “Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat” di The Ratan – Multi Use Building, Sewon, Kabupaten Bantul, Senin (2/3/2026).
Acara ini mengangkat tema kesehatan mental yang spesifik, yaitu “Pola Konsumsi yang Berpotensi Mempengaruhi Gejala Depresi pada Remaja”.
Urgensi Kesehatan Jiwa di Bantul
Narasumber utama sekaligus Peneliti Ahli Madya dari BRIN, Ibu Dr. Sri Supadmi, SSiT., M.Kes, mengungkapkan bahwa tema ini dipilih karena angka prevalensi depresi remaja di Kabupaten Bantul tergolong tinggi.
“Tema ini sangat pas dengan kondisi saat ini, di mana prevalensi depresi remaja di Bantul memang tinggi, bahkan melebihi angka rata-rata di tingkat Provinsi DIY *(2018) dan berdasarkan SKI tahun 2023, DIY 1,5% melampaui Nasional 1,4%* ujar Dr. Sri Supadmi dalam sesi wawancara di lokasi acara.
Menurutnya, penanganan gejala depresi ini memerlukan kerja sama lintas sektor yang lebih luas. ia menekankan perlunya keterlibatan profesional dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyasar akar masalah, termasuk pengaturan pola konsumsi yang sesuai untuk remaja depresi.
Edukasi Berbasis Riset
Dalam sambutannya, My Esti Wijayati menekankan pentingnya masyarakat memahami bahwa kesehatan mental tidak hanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosial, tetapi juga dari asupan nutrisi sehari-hari.
“Melalui kolaborasi dengan BRIN, kita ingin hasil-hasil riset ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat. Pola konsumsi remaja saat ini sangat krusial dampaknya terhadap kondisi psikologis mereka,” jelas My Esti.
Rangkaian Acara dan Buka Bersama
Selain paparan materi dan praktikum, acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni “Tari Tekad” dari Sanggar Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB ini ditutup dengan khidmat. Mengingat pelaksanaan acara bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 H, seluruh rangkaian agenda diakhiri dengan doa bersama dan Buka Puasa Bersama sebagai ajang silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat di wilayah Bantul.




