Pererat Silaturahmi, Classy Jogya Community Gelar Iftar dan Momen Saling Memaafkan

Pererat Silaturahmi, Classy Jogya Community Gelar Iftar dan Momen Saling Memaafkan

​TOPLINE, YOGYAKARTA (DIY)– Mengusung semangat kejernihan hati di bulan suci, Classy Jogya Community menggelar acara buka puasa bersama (iftar) di Grand Diamond Hotel Yogyakarta pada Selasa (25/2). Mengusung tema “Mempererat Pertemanan dan Persaudaraan melalui Saling Memaafkan”, acara ini sukses menjadi momentum penguat ikatan emosional antaranggota.

​Acara ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran KRT. Poerbokusumo (Romo Acun Hadiwidjojo) beserta istri, Ray Wiwik Sari, yang hadir selaku pelindung Classy Jogya Community.

​Membangun Lembaran Baru
​Dalam sambutannya, Ketua Umum Classy Jogya Community, Shanty Era Yudha, menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki hubungan antarmanusia.

​”Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk saling memaafkan dan memulai lembaran baru. Dengan begitu, fondasi pertemanan dan persaudaraan di komunitas ini akan semakin kokoh,” ujar Shanty.

​Senada dengan hal tersebut, Cindy Tamara selaku Ketua 1, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar jamuan makan malam biasa. Acara diisi dengan sesi doa bersama dan refleksi mendalam agar setiap anggota merasa memiliki (sense of belonging) yang lebih kuat terhadap komunitas.

​Sinergi dan Perencanaan Matang
​Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja keras jajaran pengurus dan partisipasi aktif para anggota.
​Miftah (Wakil Ketua): Menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan seluruh anggota yang hadir.

​Mita (Bendahara): Menjelaskan bahwa acara ini telah disusun dengan perencanaan matang serta didukung oleh berbagai pihak yang peduli terhadap tumbuh kembang komunitas.
​Menjadi Tradisi Tahunan
​Melalui kegiatan ini, Classy Jogya Community berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya berhenti di meja makan, tetapi terus mengalir dalam aktivitas komunitas ke depannya. Acara buka bersama ini diproyeksikan akan menjadi tradisi tahunan untuk menjaga nilai-nilai luhur persaudaraan di Yogyakarta.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *