Pria Bersurjan Garap Video Klip Mars di Yogyakarta

Pria Bersurjan Garap Video Klip Mars di Yogyakarta

Yogyakarta – Komunitas Pria Bersurjan tancap gas memperkuat eksistensinya. Tak sekadar kumpul komunitas, mereka kini menggarap video klip Mars Pria Bersurjan sebagai media syiar budaya dan spiritualitas Jawa.

Proses syuting dilakukan di Yogyakarta. Ketua Pria Bersurjan, Saifuddin Zuhri, mengatakan video klip ini dibuat agar pesan komunitas lebih mudah diterima publik.

“Kenapa harus ada video klip? Karena kita tidak ingin disebut seperti uka-uka, ada suaranya tapi tidak ada bentuknya. Kita buatkan video agar suara ini punya wujud manusia,” kata Saifuddin di sela-sela syuting.

Menurutnya, Mars Pria Bersurjan bukan sekadar lagu identitas. Lirik dan aransemen digarap serius untuk menangkap ruh perjuangan komunitas dalam nguri-uri budaya Jawa.

“Biar yang dengar bukan cuma menikmati lagunya, tapi juga merasakan semangatnya,” ujarnya.

Bukan Sekadar Komunitas Ngopi

Saifuddin menegaskan Pria Bersurjan tidak ingin dicap hanya sebagai komunitas kumpul-kumpul.

“Kita bukan cuma ngobrol dan merokok. Kita punya perencanaan matang dan arah gerak yang jelas,” tegasnya.

Ia menyebut komunitas ini ingin menghadirkan gerakan sosial berbasis budaya, dengan surjan sebagai simbol identitas.

Filosofi Surjan dan Jejak Sunan Kalijaga

Pemilihan surjan bukan tanpa alasan. Busana tradisional Jawa itu diyakini memiliki akar sejarah kuat dan nilai spiritual mendalam.

Saifuddin menyebut surjan erat dikaitkan dengan dakwah Sunan Kalijaga. Karena itu, menurutnya, melestarikan surjan berarti menjaga warisan leluhur.

“Kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi?” katanya.

125 Anggota, Siapkan Legalitas

Saat ini, Pria Bersurjan telah memiliki lebih dari 125 anggota terdaftar. Meski begitu, pengurus memilih bergerak bertahap.

Mereka tengah merampungkan administrasi, legalitas organisasi, hingga penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Peluncuran resmi dan pengumpulan seluruh anggota direncanakan pada April mendatang, bertepatan dengan momen Halal bi Halal usai Idul Fitri.

Siap Gelar Bakti Sosial dan Dukung UMKM

Ke depan, komunitas ini menyiapkan sejumlah agenda. Mulai dari bakti sosial, penguatan UMKM anggota, hingga kolaborasi lintas sektor.

Pria Bersurjan juga membuka diri bagi siapa pun yang ingin bergabung tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.

“Siapa pun yang mau nguri-uri budaya, mari merapat. Kita niatkan tulus dan ikhlas mengharap rida Tuhan,” pungkas Saifuddin.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *