Imlek 2577 di Jogja, SatSet Ajak Warga Rawat Toleransi dan Lingkungan

Imlek 2577 di Jogja, SatSet Ajak Warga Rawat Toleransi dan Lingkungan

Yogyakarta – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Fuk Ling Miau, Gondomanan, Yogyakarta, tak hanya diisi doa dan perayaan budaya. Komunitas SatSet Geliat Putri Mataram memanfaatkan momentum ini untuk menyerukan toleransi dan kepedulian lingkungan.

Acara bertajuk Harmoni Imlek Nusantara itu digelar Senin (16/2/2026) malam. Warga tampak memadati area kelenteng di Jalan Brigjen Katamso sejak pukul 19.30 WIB. Nuansa merah mendominasi suasana, menambah semarak perayaan Tahun Kuda Api.

Perwakilan SatSet, Mbak Ros, mengatakan kehadiran komunitasnya menjadi bentuk nyata dukungan terhadap nilai kebangsaan dan toleransi antarumat beragama.

“Prinsip kami tetap NKRI. Kita bisa berkumpul, bahagia, dan nyaman merayakan Imlek tanpa tendensi apa pun,” ujar Ros di sela kegiatan.

Koordinator SatSet, Ipung, menambahkan bahwa komunitas yang berdiri sejak Maret 2025 itu tak ingin hanya berbicara soal Bhinneka Tunggal Ika, tetapi juga menghadirkannya lewat aksi konkret.

Menurut Ipung, sebelum puncak perayaan, sekitar 150 anggota SatSet—yang mayoritas ibu-ibu—telah menggelar aksi bersih-bersih di area kelenteng pada Kamis sebelumnya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin komunitas yang fokus pada isu sosial dan lingkungan.

“Lintas agama sudah sering kami lakukan. Kami pernah bersih-bersih di gereja di Wedomartani, pura, hingga beberapa masjid. Kami ingin ruang ibadah bersih dan nyaman untuk semua,” katanya.

Tak hanya itu, SatSet juga rutin membersihkan sejumlah titik publik di Yogyakarta, mulai dari kawasan Ring Road, Stadion Maguwoharjo, Selokan Mataram hingga Kali Code. Selain aksi lapangan, mereka juga mengedukasi masyarakat terkait pemilahan sampah dari rumah tangga.

Ipung menilai persoalan sampah di Yogyakarta tak bisa selesai tanpa kesadaran warga. Karena itu, edukasi menjadi kunci.

“Kalau dari rumah sudah dipilah, beban di hilir akan jauh berkurang,” ujarnya.

Momentum Imlek 2577 ini diharapkan tak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga memperkuat kerukunan antarwarga serta mendorong kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Kota Gudeg.

Bagi warga yang ingin mengikuti kegiatan mereka, SatSet membuka ruang kolaborasi melalui akun Instagram resmi komunitas tersebut.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *