Ramadan Reborn Platinum Adisucipto, Pengalaman Berbuka Premium

Ramadan Reborn Platinum Adisucipto, Pengalaman Berbuka Premium

YOGYAKARTA – Menyambut Ramadan 2026, Platinum Adisucipto Hotel resmi meluncurkan program spesial bertajuk Ramadan Reborn: Stay Connected, Stay Blessed. Peluncuran digelar dalam agenda Corporate & Media Gathering pada Jumat (13/2/2026) sebagai bentuk apresiasi kepada mitra bisnis sekaligus pengenalan konsep berbuka puasa terbaru yang lebih eksklusif dan berkelas.

General Manager Platinum Adisucipto Hotel, Dody W. Prahadi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis mempererat sinergi dengan klien korporasi dan rekan media.

Platinum Adisucipto

“Kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang tidak hanya berkesan secara kuliner, tetapi juga memperkuat hubungan baik dengan para corporate partners, klien, dan media yang telah mempercayai kami,” ujar Dody dalam sambutannya.

Apresiasi Mitra dan Sentuhan Budaya Lokal

Rangkaian acara diawali di Golden Ballroom dengan penampilan tari tradisional Golek Ayun-Ayun dari Sanggar Sekar Praja Budaya, mempertegas komitmen hotel dalam mendukung pelestarian budaya lokal Yogyakarta.

Sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas mitra, manajemen hotel juga menganugerahkan The Best 3 Clients 2025 kepada tiga klien korporasi terbaik sepanjang tahun lalu. Langkah ini dinilai sebagai strategi relationship marketing yang konsisten memperkuat positioning Platinum Adisucipto Hotel di industri perhotelan Yogyakarta.

Infinity Skybar: Sensasi Buka Puasa Di Atas Awan

Puncak peluncuran berlangsung di The Infinity Skybar lantai 10, yang menawarkan panorama kota Yogyakarta dari ketinggian. Konsep All You Can Eat diusung dengan lebih dari 60 varian menu yang berganti setiap hari, mulai dari hidangan Nusantara, Timur Tengah, hingga Western.

Executive Chef John Tiolemba memimpin sesi live cooking untuk memperkenalkan sejumlah menu unggulan, di antaranya tongseng kambing, beef kebab, salmon wellington, dan tomyum seafood.

Menurut Chef John, variasi menu tahun ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar yang menginginkan pengalaman berbuka lebih variatif dan premium.

“Kami menghadirkan lebih dari 60 menu setiap hari agar tamu mendapatkan pengalaman berbeda setiap kali berbuka di sini,” jelasnya.

Selain sajian kuliner, hiburan live music harian turut melengkapi suasana berbuka puasa, menciptakan ambience eksklusif yang menyasar segmen keluarga maupun korporasi.

Edukasi Kesehatan Hingga Tren Fashion Ramadan 2026

Tak hanya berfokus pada gastronomi, Platinum Adisucipto Hotel juga menghadirkan nilai edukatif. dr. Maharani Zulfa Maz Uda dari RSIY PDHI hadir sebagai narasumber talkshow kesehatan, membahas pentingnya menjaga stamina dan pola makan seimbang selama menjalankan ibadah puasa.

Acara semakin semarak dengan fashion show koleksi Ramadan Look 2026 dari brand lokal Kamiidea Jogja, menampilkan tren busana muslim modern yang elegan dan modest. Momentum ini mempertegas positioning hotel sebagai ruang kolaborasi gaya hidup, bisnis, dan hospitality dalam satu ekosistem.

Sebagai penutup, manajemen membagikan berbagai doorprize menarik, termasuk grand prize menginap di Executive Suite Platinum Adisucipto serta paket staycation di The Grand Platinum Hotel Jakarta.

Strategi Hospitality Ramadan 2026

Melalui program Ramadan Reborn 2026, Platinum Adisucipto Hotel menargetkan peningkatan okupansi dan reservasi corporate gathering selama bulan suci. Konsep “Stay Connected, Stay Blessed” diusung sebagai refleksi nilai silaturahmi, spiritualitas, dan pengalaman premium yang terintegrasi.

Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati promo buka puasa Ramadan 2026 di Platinum Adisucipto Hotel dapat melakukan reservasi melalui Instagram resmi @platinumadisucipto atau WhatsApp di +62 811-5938-228.

Dengan inovasi konsep, kekuatan jejaring korporasi, serta dukungan tim profesional, Platinum Adisucipto Hotel optimistis menjadi salah satu destinasi buka puasa terbaik di Yogyakarta pada Ramadan 2026.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *