Kabupaten Bekasi – Sinergi kemanusiaan ditunjukkan oleh PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bekasi, PD Aisyiyah Kabupaten Bekasi, MDMC Kabupaten Bekasi bersama RS Annisa Cikarang melalui kegiatan cek kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir di Perumahan Bekasi Timur Permai, Setiamekar, Tambun Selatan, Jumat (12/2/2026).
Kolaborasi antara Pemuda Muhammadiyah, Aisyiyah, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Bekasi dan RS Annisa Cikarang ini menjadi bagian dari dakwah sosial Muhammadiyah dalam merespons dampak kesehatan pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi.
Sekitar 100 warga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta pemberian obat gratis. Kegiatan dipusatkan di lingkungan Pimpinan Ranting Aisyiyah Setiamekar dan menyasar masyarakat terdampak yang membutuhkan penanganan cepat akibat gangguan kesehatan pascabanjir, seperti infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, dan kelelahan fisik.
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bekasi, Dr. Ikhwan Ridha yang akrab disapa Edho, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap kedua dari rangkaian bakti sosial kesehatan yang sebelumnya digelar di Gedung Dakwah Aisyiyah Kabupaten Bekasi.
“Kegiatan ini adalah lanjutan dari program sebelumnya. Kami ingin memastikan warga terdampak banjir mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Harapannya, kolaborasi dakwah sosial ini terus berkelanjutan dan semakin luas manfaatnya,” ujar Edho.
Sementara itu, Ketua Ranting Aisyiyah Setiamekar, Bunda Heny, menegaskan bahwa Aisyiyah berkomitmen hadir langsung di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pemulihan pascabencana.
“Aisyiyah tidak hanya bergerak dalam dakwah keagamaan, tetapi juga dakwah sosial. Kami ingin memastikan masyarakat sekitar tetap sehat dan bangkit bersama,” tuturnya.
Ketua MDMC Kabupaten Bekasi, Dede Sulaeman, menambahkan bahwa aksi ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam fase pemulihan pascabanjir. Menurutnya, respons cepat dalam aspek kesehatan menjadi prioritas agar dampak bencana tidak berkepanjangan.
“Upaya penyembuhan pascabanjir adalah tanggung jawab bersama. MDMC hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan dan layanan yang dibutuhkan,” jelas Dede.
Apresiasi juga datang dari warga penerima manfaat. Salah satu peserta, Ipnu, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Muhammadiyah dan seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini sangat membantu warga yang terdampak banjir,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi organisasi otonom Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi dalam mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi lintas organisasi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari gerakan dakwah sosial yang responsif terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam situasi kebencanaan.




