Junno Mahesa Tekankan Branding Berbasis Nilai

Junno Mahesa
Branding tak lagi sekadar urusan visual. Pakar strategi merek Junno Mahesa menegaskan pentingnya membangun nilai dan persepsi publik melalui strategi branding yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pasar.

YOGYAKARTA — Pakar strategi merek (brand strategist) Junno Mahesa menegaskan bahwa branding bukan hanya soal tampilan visual, melainkan proses membangun nilai, arah, dan persepsi publik terhadap sebuah brand secara konsisten.

Hal tersebut disampaikan Junno dalam kegiatan Creative Talk yang digelar oleh Javan di Yogyakarta, dan diikuti oleh pelaku industri kreatif, freelancer, hingga pekerja jarak jauh (remote worker).

“Brand strategist membantu brand menentukan mau menjadi apa dan ingin dinilai seperti apa oleh publik,” ujar Junno saat ditemui usai acara, Jumat (tanggal menyesuaikan).

Menurut Junno, strategi branding yang kuat harus mampu menjawab tantangan pasar, karakter audiens, serta perubahan tren yang bergerak sangat cepat, terutama di era digital saat ini.

Junno juga membagikan perjalanan profesionalnya yang telah lebih dari dua dekade berkecimpung di industri kreatif dan komunikasi. Ia mengawali karier sebagai Creative Department Radio dan News Anchor, sebelum terjun ke dunia pemasaran dan periklanan.

Pengalaman di dunia penyiaran, kata dia, membuka akses luas terhadap berbagai agensi kreatif dan proyek aktivasi brand, yang kemudian menguatkan minatnya pada strategi pemasaran dan pengembangan merek.

Dalam perjalanannya, Junno pernah menempati berbagai posisi strategis, mulai dari Marketing Communication, Digital Marketing, hingga konsultan independen. Ia juga menangani berbagai merek lintas sektor, termasuk Food and Beverage (F&B) serta Fashion, khususnya di segmen busana Muslim.

Pengalaman lintas industri tersebut, lanjut Junno, menjadi bekal penting dalam merancang strategi branding yang kontekstual dan sesuai kebutuhan klien.

Meski teknologi digital berkembang pesat, Junno menilai brand activation secara offline tetap memiliki peran penting yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh platform digital.

Junno Mahesa
Branding tak lagi sekadar urusan visual. Pakar strategi merek Junno Mahesa menegaskan pentingnya membangun nilai dan persepsi publik melalui strategi branding yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pasar.

“Sebagus apa pun digital, tetap ada proses aktivasi brand yang harus dikerjakan secara langsung. Interaksi fisik masih memberi dampak emosional yang kuat,” jelasnya.

Bagi generasi muda yang ingin menekuni profesi brand strategist, Junno menekankan pentingnya kemauan belajar dan adaptasi. Ia menilai perubahan tren yang sangat cepat menuntut pelaku industri kreatif untuk terus memperbarui wawasan dan keterampilan.

“Mau tidak mau harus rajin belajar. Hari ini dan besok pagi saja tren bisa berubah. Kecepatannya luar biasa,” tegas Junno.

Melalui forum seperti Creative Talk, Junno berharap pelaku kreatif lokal semakin memahami bahwa branding adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan strategi matang, konsistensi, dan pemahaman mendalam terhadap nilai brand itu sendiri.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *