YOGYAKARTA, 31 Januari 2026 — Jalan Kaliurang, salah satu kawasan strategis di Yogyakarta, bersiap mengalami transformasi kreatif melalui penyelenggaraan Jakal Design Week (JDW) 2026.
Agenda lintas disiplin ini dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus hingga 5 September 2026, dengan fokus menguatkan posisi Jalan Kaliurang sebagai koridor seni, desain, dan inovasi berkelanjutan.
Jakal Design Week diinisiasi melalui sinergi lima entitas kreatif, yakni GIK UGM, Pulang ke Utara, Agny, Buku Akik, dan Suara Dewandaru.
Kolaborasi ini menyatukan unsur akademik, seni, literasi, hingga ruang publik dalam satu rangkaian program yang inklusif dan terbuka bagi masyarakat luas.
Perwakilan panitia JDW menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang pamer karya, tetapi juga sebagai ruang dialog antara gagasan intelektual dan praktik kreatif di tingkat akar rumput.
“JDW ingin menghadirkan ekosistem kreatif yang saling terhubung, dari kampus hingga ruang usaha lokal,” ujar salah satu inisiator kegiatan.
Beragam program telah disiapkan dalam Jakal Design Week 2026. Di antaranya ekshibisi dan pementasan seni, diskusi publik, lokakarya kreatif, serta aktivitas berbasis gaya hidup sehat yang dikemas dengan pendekatan estetika urban. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menjangkau lintas usia dan latar belakang.
Untuk mendukung akses informasi publik, panitia juga menyiapkan Jakal Design Map, sebuah platform digital berbasis web yang berfungsi sebagai panduan acara.
Peta digital ini akan memuat informasi lokasi venue, jadwal harian kegiatan, serta kurasi aktivitas di sepanjang koridor Jalan Kaliurang.
Pelaku usaha lokal menyambut positif rencana tersebut. Dewi (28), pengelola kedai kopi di kawasan Jakal, menilai JDW berpotensi memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat identitas kawasan.
“Acara seperti ini bisa menghidupkan ruang-ruang usaha sekaligus menghadirkan pengalaman budaya baru bagi pengunjung,” ujarnya.
Lebih jauh, Jakal Design Week juga membuka ruang partisipasi bagi komunitas dan institusi lain yang ingin terlibat.
Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat jejaring kreatif Yogyakarta secara berkelanjutan, dengan menghubungkan kampus, galeri, toko buku, hingga pelaku UMKM dalam satu ekosistem.
Dengan digelarnya Jakal Design Week 2026, Jalan Kaliurang diproyeksikan tidak hanya dikenal sebagai kawasan pendidikan dan kuliner, tetapi juga berkembang sebagai koridor kreatif yang merepresentasikan wajah baru Yogyakarta sebagai kota budaya dan inovasi.




