SLEMAN, Berita Top Line – Kepemimpinan baru dunia usaha Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi dilantik sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY periode 2025–2030, membawa arah baru penguatan ekonomi daerah yang kolaboratif dan berwawasan lingkungan.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya babak baru kepemimpinan KADIN DIY dalam memperkuat peran dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, GKR Mangkubumi menegaskan komitmen KADIN DIY untuk membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, tantangan ekonomi ke depan membutuhkan sinergi erat antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat di seluruh wilayah DIY.
“Program, visi-misi Presiden, serta masukan dari berbagai narasumber harus dirumuskan bersama agar sejalan dengan kebutuhan daerah,” ujar GKR Mangkubumi.
Ia menekankan pentingnya penyelarasan program KADIN DIY dengan kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota.
GKR Mangkubumi juga menyoroti arah investasi di Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa DIY terbuka bagi investor, namun tetap mengedepankan kualitas dan dampak jangka panjang.

Menurutnya, investasi yang masuk harus memperhatikan kelestarian lingkungan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal.
“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pelestarian alam dan pemberdayaan warga,” katanya.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Daerah (Musda) IX KADIN DIY yang digelar pada November 2025 lalu.
Dengan kepengurusan baru, KADIN DIY diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, responsif terhadap dinamika pasar global, dan progresif dalam mendorong inovasi bisnis daerah.
GKR Mangkubumi optimistis, kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci penguatan ekonomi DIY ke depan.
“Ekonomi daerah akan tumbuh kuat jika semua pihak bergerak bersama,” pungkasnya.



