Eling Jiwa, Inovasi Puskesmas Imogiri I Tekan Kekambuhan ODGJ

Eling Jiwa, Inovasi Puskesmas Imogiri I Tekan Kekambuhan ODGJ

BANTUL – Puskesmas Imogiri I meluncurkan inovasi layanan kesehatan jiwa bertajuk Eling Jiwa sebagai upaya menekan angka kekambuhan serta rujukan berulang pasien gangguan jiwa berat di wilayah Imogiri, Bantul.

Program Eling Jiwa merupakan akronim dari Edukasi, Layanan, dan Injeksi Gangguan Jiwa, yang dirancang untuk memperkuat pelayanan promotif, preventif, hingga kuratif berbasis komunitas.

Inovasi ini digagas oleh dr. Ika Octaviani Arta bersama tim Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Imogiri I, dengan pendekatan jemput bola bagi pasien yang mengalami keterbatasan akses layanan maupun minim dukungan keluarga.

“Melalui Eling Jiwa, kami ingin memastikan pasien tetap mendapatkan terapi secara berkelanjutan tanpa terkendala jarak, biaya, atau kondisi sosial,” ujar dr. Ika, Jumat (31/1/2026).

Salah satu fokus utama program ini adalah mencegah putus obat, yang selama ini menjadi penyebab utama tingginya angka kekambuhan dan rujukan ke rumah sakit jiwa.

Tim kesehatan melakukan kunjungan rumah (home visit) secara berkala, termasuk pemberian obat injeksi jangka panjang, pemantauan kondisi mental, serta skrining kesehatan fisik pasien.

“Dengan layanan keliling, kami bisa memantau kepatuhan terapi sekaligus memberikan edukasi langsung kepada keluarga pendamping,” jelas tim pengelola Eling Jiwa.

Selain aspek medis, Eling Jiwa juga menekankan edukasi keluarga dan masyarakat guna mengurangi stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) serta meningkatkan kemampuan keluarga dalam perawatan sehari-hari.

Puskesmas Imogiri I menilai pendekatan terpadu ini efektif dalam menjaga stabilitas pasien, mencegah perilaku berisiko, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan suportif.

Melalui inovasi Eling Jiwa, Puskesmas Imogiri I menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang humanis, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung penguatan sistem kesehatan primer di Kabupaten Bantul.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *