Papa Slam, Dari Pengamen Jalanan hingga Seniman Serbabisa di Yogyakarta

Papa Slam, Dari Pengamen Jalanan hingga Seniman Serbabisa di Yogyakarta

Yogyakarta – Nama Slamet Jumiarto kian dikenal di panggung hiburan Yogyakarta. Menggunakan nama panggung Papa Slam, seniman ini menapaki perjalanan panjang dari jalanan hingga kini aktif sebagai musisi sekaligus aktor yang terlibat dalam berbagai proyek seni.

Jejak karier Papa Slam dimulai sejak usia belia. Saat masih duduk di bangku sekolah dasar di Semarang, ia sudah mengamen di sejumlah titik keramaian, seperti kawasan Simpang Lima hingga Tugu Muda. Pengalaman itu menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter dan mental seninya.

Puluhan tahun kemudian, Yogyakarta menjadi ruang tumbuh bagi Papa Slam. Di kota budaya ini, ia mengembangkan bakatnya tidak hanya di bidang musik, tetapi juga seni peran dan visual.

Fokus Garap Musik Pop Jawa Koplo

Saat ini, Papa Slam aktif memproduksi karya musik dengan mengusung genre Pop Jawa Dangdut Koplo. Aliran tersebut dipilih karena dinilai dekat dengan selera masyarakat dan mampu menyampaikan pesan secara ringan namun membumi.

Sejumlah lagu ciptaannya mulai mendapat perhatian, di antaranya Tamkul Imogiri Ngiket Janji yang mengangkat nuansa romansa lokal, serta Rasah Nesu-Nesu yang berisi pesan agar pendengarnya tidak mudah terpancing emosi. Sementara itu, lagu terbarunya berjudul Cerito Tresno Sejati tengah dipersiapkan untuk masuk tahap rekaman.

Papa Slam menegaskan komitmennya untuk tetap memegang hak cipta atas karya-karyanya. Ia memilih membawakan sendiri lagu-lagu tersebut agar makna dan ekspresi yang ingin disampaikan tetap terjaga.

Aktif di Dunia Film dan Konten Visual

Tak hanya bermusik, Papa Slam juga aktif di dunia akting. Ia kerap terlibat dalam proses syuting film dan berbagai produksi visual di Yogyakarta. Kemampuannya beradaptasi di depan kamera membuatnya dipercaya membawakan beragam karakter.

Perpaduan antara vokal khas, pengalaman panggung, dan kemampuan akting menjadikan Papa Slam sebagai seniman multitalenta. Baginya, berkarya di berbagai bidang seni adalah cara untuk terus berekspresi sekaligus menghadirkan hiburan yang jujur dan dekat dengan masyarakat.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *