Yogyakarta – Aktivitas profesional tak selalu menjadi penghalang untuk berprestasi di bidang lain. Hal itu dibuktikan Barokah Subekti, seorang salesman produk rumah tangga yang tetap konsisten menekuni dunia stand up comedy di Yogyakarta.
Dikenal dengan nama panggung Mas Barokah, pria asal Kulon Progo ini telah aktif di komunitas Stand Up Indo Jogja sejak 2021. Keseriusannya dalam dunia komedi tunggal berbuah capaian membanggakan ketika ia meraih Juara 3 Liga Tawa Istimewa 2024, salah satu ajang bergengsi di skena komedi Yogyakarta.
Di tengah kesibukannya sebagai salesman deterjen instan, Barokah tetap menjaga keterikatan dengan dunia panggung. Meski frekuensi tampilnya berkurang pada awal 2025 karena tuntutan pekerjaan, ia menegaskan komitmennya terhadap stand up comedy tidak pernah surut.
“Panggung itu soal mental. Kadang materi tidak dapat respons, tapi dari situ justru bisa belajar,” ujar Barokah saat ditemui di sela aktivitas komunitas.
Ia menilai pengalaman gagal atau “ngebom” di atas panggung sebagai bagian penting dalam proses pendewasaan seorang komika. Setiap penampilan, menurutnya, menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki materi dan teknik penyampaian.
Selain sebagai wadah ekspresi, dunia stand up comedy juga memberi nilai sosial bagi Barokah. Ia mengaku banyak mendapatkan jejaring pertemanan baru serta wawasan dari sesama komika lintas daerah. Untuk mengasah kualitas, ia rutin mengikuti perkembangan komika nasional sebagai referensi gaya dan pendekatan materi.
Barokah pun mendorong generasi muda yang tertarik dengan dunia komedi untuk bergabung melalui komunitas resmi. Menurutnya, komunitas seperti Stand Up Indo Jogja maupun Stand Up Indo Kulon Progo menjadi ruang belajar yang sehat dan terbuka bagi pemula.
“Di komunitas, bukan cuma belajar melucu, tapi juga belajar proses dan mental,” pungkasnya.




