BANTUL, Berita Top Line — Upaya peningkatan kualitas hidup lansia berbasis pemberdayaan masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Bantul. Sekolah Lansia GINASTEL (Gigi Sehat, Badan Kuat dengan Sekolah Terpadu Lansia) ke-11 resmi dibuka di Dusun Manggung, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Sabtu (24/1).
Peresmian yang digelar di Gedung Serba Guna Lapangan Demi tersebut menandai berdirinya Sekolah Terpadu Lansia GINASTEL Rukun Wreda. Kegiatan perdana diikuti sekitar 90 lansia dan berlangsung sejak pukul 15.30 hingga 18.00 WIB.
Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, SE, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Sekolah Lansia GINASTEL sebagai ruang belajar bagi lansia. Ia mendorong peserta untuk aktif mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran.
“Sekolah lansia ini memberikan banyak manfaat. Peserta yang rutin mengikuti kegiatan nantinya akan diwisuda S1 (Standar 1) oleh Pemerintah Daerah Bantul pada Desember 2026,” kata Susilo.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh kader kesehatan Dusun Manggung, meliputi pengecekan tekanan darah, tinggi dan berat badan, serta lingkar perut sebagai deteksi dini risiko penyakit pada lansia.
Materi perdana disampaikan Founder Sekolah Lansia GINASTEL, drg. Prasasti Bintarum dari Puskesmas Imogiri 1 Bantul, dengan topik Sindrom Geriatri. Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami peserta.
Acara ditutup dengan senam otak dan senam anti stroke yang diikuti seluruh peserta dengan antusias. Sebagai tindak lanjut, lansia juga diajak menerapkan prinsip 3B dalam kehidupan sehari-hari, yakni Bersyukur, Bahagia, dan Bergerak.
Sekolah Lansia GINASTEL diharapkan mampu mendorong terwujudnya lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia di wilayah Bantul, khususnya Kalurahan Wukirsari.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PKK Wukirsari, perwakilan Pokja I dan IV PKK Wukirsari, Dukuh Manggung Farit Darmawan, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa yang dipimpin H. Zamroni.




