BUMDes Sindangsari Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Suplai Material Pembangunan Kopdes

BUMDes Sindangsari Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Suplai Material Pembangunan Kopdes

Purwakarta, Berita Top Line — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sindangsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, memperluas perannya dalam mendorong perputaran ekonomi lokal melalui unit usaha konstruksi Arka Build Solution.

Unit ini terlibat langsung sebagai penyedia material bangunan dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di sejumlah desa di wilayah Plered.

Keterlibatan Arka Build Solution tidak hanya sebatas aktivitas bisnis, tetapi menjadi bagian dari strategi BUMDes untuk memastikan aktivitas ekonomi pembangunan desa tetap berputar di tingkat lokal.

Material bangunan disuplai dari pelaku usaha setempat, sementara pengerjaan fisik melibatkan tenaga kerja desa di sekitar lokasi proyek.

Langkah tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya Pasal 87 yang menegaskan bahwa BUMDes dibentuk untuk mengelola usaha, memanfaatkan aset, serta mengembangkan investasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Penguatan peran BUMDes juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes sebagai badan hukum.

Ketua BUMDes Sindangsari menyatakan bahwa keterlibatan unit usaha Arka Build Solution dalam pembangunan Kopdes merupakan bentuk sinergi antar-lembaga desa yang saling memperkuat.

“BUMDes menjalankan fungsi ekonominya sesuai kapasitas unit usaha yang dimiliki. Tujuannya agar pembangunan desa tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi pengawasan kewilayahan, Babinsa Desa Sindangsari, Dadan Wijaya, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas sektor tersebut.

Menurutnya, sinergi antara BUMDes, pemerintah desa, dan unsur kewilayahan penting untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan transparan dan sesuai regulasi.

“Kegiatan ekonomi desa seperti ini perlu dijaga dan diawasi bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Dadan.

Pemerintah desa di Kecamatan Plered menilai pola kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi wilayah.

Keterlibatan BUMDes dalam proyek pembangunan dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada pihak luar sekaligus membuka ruang usaha bagi pelaku ekonomi desa.

Ke depan, BUMDes Sindangsari diharapkan terus mengembangkan unit-unit usahanya secara profesional dan akuntabel, sebagaimana diamanatkan dalam Permendesa PDTT Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pendaftaran, Pendataan, dan Pemeringkatan BUMDes.

Dengan demikian, BUMDes tidak hanya menjadi pelaksana usaha, tetapi juga motor penggerak pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan di Kecamatan Plered.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *