TOT Polisi Berkarakter: Polri Perkuat SDM Responsif dan Humanis di Purwakarta

TOT Polisi Berkarakter: Polri Perkuat SDM Responsif dan Humanis di Purwakarta

Purwakarta, Berita Top Line – Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM), Irjen Pol Anwar, secara resmi membuka Peningkatan Kemampuan Training of Trainers (TOT) Instruktur Polisi Sadar Berkarakter pada Kamis, 27 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Markas Batalyon B Resimen IV Pelopor Brimob, Kecamatan Sukasari, Purwakarta.

Langkah ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menegaskan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

Kolaborasi Pemangku Kebijakan di Daerah

 

Pembukaan kegiatan turut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, antara lain Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, serta jajaran pejabat TNI–Polri dan tokoh masyarakat.

Kehadiran para pemimpin daerah menunjukkan dukungan kolektif dalam mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No. 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi.

 

 

Membangun SDM Polri yang Berkarakter dan Humanis

 

Dalam sambutannya, Irjen Pol Anwar menegaskan bahwa TOT ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat implementasi Reformasi Kepolisian melalui pembangunan karakter personel Polri yang lebih humanis dan responsif.

 

Program ini diikuti 50 peserta dari seluruh Polda selama 15 hari pelatihan. Mereka dibekali kompetensi kepemimpinan, komunikasi pelayanan publik, serta penguatan nilai integritas dan etika sesuai Peraturan Kapolri No. 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri.

Menurut As SDM, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menciptakan SDM unggul melalui pendekatan spiritual, intelektual, dan kultural.

 

 

TOT sebagai Penggerak Transformasi di Daerah

 

Para peserta tidak hanya diberi pelatihan, tetapi juga dipersiapkan menjadi instruktur di wilayah masing-masing. Dengan demikian, penguatan karakter Bhayangkara dapat diteruskan hingga level terdepan pelayanan, dari polres hingga polsek.

Langkah ini mendukung tujuan Transformasi Polri Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—yang menekankan kemampuan aparat memberikan respons cepat, empatik, dan akuntabel kepada masyarakat.

 

 

Komitmen Meningkatkan Kepercayaan Publik

 

As SDM Polri menegaskan bahwa program ini adalah bentuk keseriusan institusi dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Dengan memperkuat karakter aparat secara sistematis, Polri berharap terbangunnya komitmen kolektif untuk memberikan pelayanan publik yang lebih bersahabat, cepat, dan profesional, sehingga mampu meningkatkan trust masyarakat terhadap institusi Polri, sesuai tujuan Reformasi Birokrasi Nasional.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *