Sleman Gelar Kelas AI untuk Guru, Gandeng MAFINDO Yogyakarta

Sleman
Dinas Pendidikan Sleman dan MAFINDO Yogyakarta dorong literasi AI di kalangan guru. Langkah konkret menuju pendidikan digital inklusif dimulai dari Yogyakarta! #LiterasiAI #PendidikanDigital #AIforTeachers #MAFINDO

BERITATOPLINE.COM, Sleman, 8 Juli 2025 — Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Yogyakarta meluncurkan program pelatihan

“Kelas Kecerdasan Artifisial – AI Goes To School” bagi para guru, sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan.

Program ini merupakan pilot project nasional yang bertujuan mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan ke depan.

Inisiatif ini mendapat dukungan strategis dari Google.org, Asian Development Bank (ADB), dan AVPN, serta menggandeng pemangku kepentingan lokal untuk efektivitas implementasi di setiap daerah.

Pelatihan perdana diselenggarakan secara luring di Aula Ki Hajar Dewantara, Lantai 3 Kantor Dinas Pendidikan Sleman, dan diikuti oleh 65 guru dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK se-Yogyakarta.

Peserta mendapatkan pelatihan mengenai etika penggunaan AI, manajemen prompt, pemanfaatan AI untuk pembelajaran kreatif, pengelolaan kelas, serta peningkatan administrasi dan kinerja guru.

Kegiatan ini juga memperkenalkan platform Learning Management System (LMS) yang dapat diakses secara fleksibel dan berkelanjutan.

Para guru dilatih langsung oleh tim trainer berpengalaman, termasuk narasumber utama Sony Setyawan dan Cyprianus Lilik Krismantoro Putro.

Sleman
Dinas Pendidikan Sleman dan MAFINDO Yogyakarta dorong literasi AI di kalangan guru. Langkah konkret menuju pendidikan digital inklusif dimulai dari Yogyakarta! #LiterasiAI #PendidikanDigital #AIforTeachers #MAFINDO

Azzam Muhammad Bayhaqi selaku Penanggung Jawab Kegiatan menyatakan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan langkah strategis untuk mendorong literasi AI yang inklusif. “Kami berharap pasca uji coba di Sleman, program ini dapat diterapkan lebih luas dan tepat sasaran,” ujarnya.

Tujuan utama dari kegiatan ini antara lain menguji kemudahan penggunaan modul AI, mengevaluasi fungsionalitas LMS, menjaring masukan guru, serta menyusun rekomendasi perbaikan sebelum peluncuran skala nasional.

Selama dua pekan ke depan, peserta akan mengikuti pendampingan daring intensif melalui LMS.

Hasil evaluasi pelatihan akan digunakan sebagai dasar pengembangan kurikulum AI bagi tenaga pendidik di wilayah lainnya.

Dalam konteks regulasi, program ini sejalan dengan arahan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Integrasi Layanan Digital Nasional.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional juga menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) sebagai penyelenggara utama adalah organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2016 dan fokus pada edukasi literasi digital serta pemberantasan hoaks.

Lewat AI Goes To School, MAFINDO ingin menjadikan AI sebagai alat bantu pendidikan yang memperkuat kualitas pembelajaran, bukan sebagai ancaman.

Tentang Program AI Goes To School

Program ini dirancang untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengintegrasikan AI ke dalam pembelajaran, guna menciptakan proses belajar yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Tentang MAFINDO

MAFINDO merupakan organisasi nirlaba yang berkomitmen dalam memerangi disinformasi, serta aktif dalam berbagai program literasi digital.

Organisasi ini memiliki lebih dari 95.000 anggota daring dan 1.000 relawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

🔗 Info lengkap: https://mafindo.or.id/tentang-mafindo/

📧 Kontak: aigoestoschool@mafindo.or.id

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *